Rabu, 18 Maret 2015



Elis Mirnawati
1201713
Tugas V (5) Metode penelitian Pendidikan
Penelitian Evaluatif

  1. 1 Pengertian

Pengertian penelitian evaluatif menurut beberapa ahli adalah sebagai berikut :

  •  Mc Millan dan Schumacher, menjelaskan evaluasi merupakan salah satu penerapan dari penelitian yang digunakan untuk menentukan berhasil atau tidaknya suatu program atau kebijakan dalam pendidikan.

  •  Suharsimi Arikunto, menjelaskan evaluasi merupakan kegiatan untuk mengumpulkan informasi tentang bekerjanya sesuatu, yang selanjutnya informasi tersebut digunakan untuk menentukan alternatif yang tepat dalam mengambil keputusan.
  •   Sukmadinata, menjelaskan penelitian evaluatif adalah suatu desain atau prosedur dalam mengumpulkan dan menganalisis data secara sistematik untuk menentukan manfaat dari suatu praktek pendidikan.

Jadi dapat disimpulkan bahwa penelitian evaluatif adalah suatu bentuk penelitian yang dilakukan dengan cara mengumpulkan dan menganalisis data secara sistematis untuk menentukan berhasil atau tidaknya suatu program atau kebijakan yang diterapkan dalam pendidikan seperti kurikulum pembelajaran, kebijakan regulasi administratif ataupun struktur organisasi yang telah di rancang.
  1. 2Tujuan Penelitian Evaluatif.
Adapun tujuan penelitian evaluatif adalah sebagai berikut :
1)      Membantu perencanaan untuk pelaksanaan program.
2)      Membantu dalam penentuan keputusan penyempurnaan atau perubahan program.
3)      Membantu dalam penentuan keputusan keberlanjutan atau penghentian program.
4)      Menemukan fakta-fakta dukungan dan penolakan terhadap program.
5)      Memberikan sumbangan dalam pemahaman proses psikologis, sosial dan politik dalam pelaksanaan program serta faktor yang memepengaruhi.[1]
Jadi dapat disimpulkan bahwa tujuan penelitian evaluatif adalah untuk memberikan informasi mengenai kebijakan-kebijakan atau program-program pendidikan yang telah dilaksanakan di sekolah.
  1. 3.      Jenis-jenis Penelitian Evaluatif.
Ada dua jenis penelitian evaluatif yaitu sebagai berikut :
1)      Evaluasi Formatif.
Dalam penelitian evaluasi jeni ini proses penelitian lebih diarahkan pada mengevaluasi proses dan ditujukan untuk menyempurnakan atau memperbaiki program yang dilaksanakan dalam pendidikan. contoh : Dalam praktek pembelajaran adanya pelaksanaan ulangan harian atau ujian blok.
2)      Evaluasi sumatif.
Dalam penelitian evaluasi jenis ini lebih diarahkan pada mengevaluasi hasil, untuk menilai apakah program cukup efektif dan efisien sehingga diperoleh kesimpulan program tersebut dilanjutkan atau dihentikan.

  1. 4.      Ruang Lingkup Penelitian Evaluatif.
Penelitian evaluatif dalam pendidikan mencakup bidang yang cukup luas, bidang tersebut diantaranya sebagai berikut :
a.       Kurikulum.
Material kurikulum berupa buku teks, modul, paket, perangkat keras, perangkat lunak, film, vidio, sumber belajar berupa laboratorium, workshop dan perpustakaan.
b.      Program pendidikan
Program pendidikan berupa anak berbakat, anak yang lambat, pencegahan putus sekolah, remedial. Programnya antara lain sains, social, matematika.
c.       Pembelajaran
Model-model pembelajran seperti CTL, Discovery Inquiry, pembelajaran terpadu, dan lain lain.
d.      Pendidik.
Terdiri dari guru, konselor dan administrator.
e.       Siswa.
Menyakngkut kepribadian, kecerdasan, sikap, minat, motivasi, kebiasaan belajar dan prilaku menyimpang.
f.       Organisasi.
Organisasi Sekolah Dasar, Sekolah Menengah, Pendidikan Tinggi, Pendidikan Kejuruan, pendidikan khusus dan sebagainya.
g.      Manajemen
Seperti personil, sarana dan prasarana, biaya, partisipasi masyarakat dan kegiatan ekstrakurikuler.[2]

  1. 5.      Prosedur Penelitian Evaluatif
Suatu penelitian evaluatif memerlukan suatu prosedur untuk mengefektifkan program penelitian evaluatif tersebut. Prosedur penelitian evaluatif tersebut antara lain sebagai berikut :
a)      Peneliti mengadakan pengkajian terhadap buku-buku, lapangan, menggali informasi dari para pakar untuk memperoleh gambaran tentang permasalahan yang akan diteliti.
b)      Peneliti merumuskan problematika penelitian dalam bentuk pertanyaan penelitian setelah terlebih dahulu mengkaji lagi sumber-sumber yang relevan untuk memperoleh ketajaman problematika.
c)      Peneliti menyusun proposal penelitian dengan mencantumkan latar belakang masalah, alasan mengadakan penelitian, problematika, tujuan, hipotesis (disretai dengan dukungan teori dan penemuan-penemuan penelitian), metodologi penelitian yang mumuat subjek penelitian, instrument pengumpulan data dan teknik analisis data.
d)     Peneliti mengatur perencanaan penelitian, menyusun instrumen, menyiapkan kancah penelitian dan melaksanakan uji coba instrumen.
e)      Peksanan penelitian dalam bentuk yang disesuaikan dengan model penelitian yang telah dipilih.
f)       Peneliti mengumpulkan data dari instrumen yang telah disusun berdasarkan rincian komponen (komponen-komponen) yang akan dievaluasi.
g)      Menganalisis data yang terkumpul dengan mengetrapkan tolak ukur yang telah dirumuskan oleh peneliti sesuai denga tujuan yang ditetapkan oleh pengelola program.
h)      Menyimpulkan hasil penelitian berdasarkan atas gambaran tentang sejauh mana data sesuai dengan tolak ukur.
i)        Informasi mengenai hasil penelitian evaluasi disampaikan kepada pengelola program atau pihak yang minta bantuan kepada peneliti evaluasi. Informasi tersebut digunakan sebagai bahan pertimbangan bagi tindak lanjut program yang dievaluasi.[3]




[1]Sukmadinata, N.S. 2009. Metode Penelitian Pendidikan. Bandung : PT. Remaja Rosda Karya .Hlm.25-26.
[2] Prof. Dr. Nana Syaodih Sukmadinata. 2010. Metode Penlitian Pendidikan. Bandung: Remaja Rosdakarya. Hlm. 124.
[3] Prof. Dr. Suharsimi Arikunto.2009. Manajemen Penelitian. Jakarta: PT. Asti Mahasatya.  Hlm.227-228