Elis
Mirnawati
1201713
Tugas
V (5) Metode penelitian Pendidikan
Penelitian
Evaluatif
- 1 Pengertian
Pengertian penelitian
evaluatif menurut beberapa ahli adalah sebagai berikut :
- Mc Millan dan Schumacher, menjelaskan evaluasi merupakan salah satu penerapan dari penelitian yang digunakan untuk menentukan berhasil atau tidaknya suatu program atau kebijakan dalam pendidikan.
- Suharsimi Arikunto, menjelaskan evaluasi merupakan kegiatan untuk mengumpulkan informasi tentang bekerjanya sesuatu, yang selanjutnya informasi tersebut digunakan untuk menentukan alternatif yang tepat dalam mengambil keputusan.
- Sukmadinata, menjelaskan penelitian evaluatif adalah suatu desain atau prosedur dalam mengumpulkan dan menganalisis data secara sistematik untuk menentukan manfaat dari suatu praktek pendidikan.
Jadi dapat disimpulkan bahwa penelitian
evaluatif adalah suatu bentuk penelitian yang dilakukan dengan cara
mengumpulkan dan menganalisis data secara sistematis untuk menentukan berhasil
atau tidaknya suatu program atau kebijakan yang diterapkan dalam pendidikan
seperti kurikulum pembelajaran, kebijakan regulasi administratif ataupun
struktur organisasi yang telah di rancang.
- 2Tujuan Penelitian Evaluatif.
Adapun tujuan penelitian
evaluatif adalah sebagai berikut :
1) Membantu
perencanaan untuk pelaksanaan program.
2) Membantu
dalam penentuan keputusan penyempurnaan atau perubahan program.
3) Membantu
dalam penentuan keputusan keberlanjutan atau penghentian program.
4) Menemukan
fakta-fakta dukungan dan penolakan terhadap program.
5) Memberikan
sumbangan dalam pemahaman proses psikologis, sosial dan politik dalam
pelaksanaan program serta faktor yang memepengaruhi.[1]
Jadi dapat disimpulkan bahwa tujuan penelitian
evaluatif adalah untuk memberikan informasi mengenai kebijakan-kebijakan atau
program-program pendidikan yang telah dilaksanakan di sekolah.
- 3. Jenis-jenis Penelitian Evaluatif.
Ada dua jenis penelitian evaluatif yaitu sebagai
berikut :
1) Evaluasi
Formatif.
Dalam penelitian
evaluasi jeni ini proses penelitian lebih diarahkan pada mengevaluasi proses
dan ditujukan untuk menyempurnakan atau memperbaiki program yang dilaksanakan
dalam pendidikan. contoh : Dalam praktek pembelajaran adanya pelaksanaan
ulangan harian atau ujian blok.
2) Evaluasi
sumatif.
Dalam penelitian
evaluasi jenis ini lebih diarahkan pada mengevaluasi hasil, untuk menilai
apakah program cukup efektif dan efisien sehingga diperoleh kesimpulan program
tersebut dilanjutkan atau dihentikan.
- 4. Ruang Lingkup Penelitian Evaluatif.
Penelitian evaluatif dalam pendidikan mencakup
bidang yang cukup luas, bidang tersebut diantaranya sebagai berikut :
a. Kurikulum.
Material kurikulum
berupa buku teks, modul, paket, perangkat keras, perangkat lunak, film, vidio,
sumber belajar berupa laboratorium, workshop dan perpustakaan.
b. Program
pendidikan
Program pendidikan
berupa anak berbakat, anak yang lambat, pencegahan putus sekolah, remedial.
Programnya antara lain sains, social, matematika.
c. Pembelajaran
Model-model pembelajran
seperti CTL, Discovery Inquiry, pembelajaran terpadu, dan lain lain.
d. Pendidik.
Terdiri dari guru,
konselor dan administrator.
e. Siswa.
Menyakngkut
kepribadian, kecerdasan, sikap, minat, motivasi, kebiasaan belajar dan prilaku
menyimpang.
f. Organisasi.
Organisasi Sekolah
Dasar, Sekolah Menengah, Pendidikan Tinggi, Pendidikan Kejuruan, pendidikan
khusus dan sebagainya.
g. Manajemen
Seperti personil,
sarana dan prasarana, biaya, partisipasi masyarakat dan kegiatan ekstrakurikuler.[2]
- 5. Prosedur Penelitian Evaluatif
Suatu penelitian evaluatif
memerlukan suatu prosedur untuk mengefektifkan program penelitian evaluatif
tersebut. Prosedur penelitian evaluatif tersebut antara lain sebagai berikut :
a) Peneliti mengadakan pengkajian
terhadap buku-buku, lapangan, menggali informasi dari para pakar untuk
memperoleh gambaran tentang permasalahan yang akan diteliti.
b) Peneliti merumuskan problematika
penelitian dalam bentuk pertanyaan penelitian setelah terlebih dahulu mengkaji
lagi sumber-sumber yang relevan untuk memperoleh ketajaman problematika.
c) Peneliti menyusun proposal
penelitian dengan mencantumkan latar belakang masalah, alasan mengadakan
penelitian, problematika, tujuan, hipotesis (disretai dengan dukungan teori dan
penemuan-penemuan penelitian), metodologi penelitian yang mumuat subjek
penelitian, instrument pengumpulan data dan teknik analisis data.
d) Peneliti mengatur perencanaan
penelitian, menyusun instrumen, menyiapkan kancah penelitian dan melaksanakan
uji coba instrumen.
e) Peksanan penelitian dalam bentuk
yang disesuaikan dengan model penelitian yang telah dipilih.
f) Peneliti mengumpulkan data dari
instrumen yang telah disusun berdasarkan rincian komponen (komponen-komponen)
yang akan dievaluasi.
g) Menganalisis data yang terkumpul
dengan mengetrapkan tolak ukur yang telah dirumuskan oleh peneliti sesuai denga
tujuan yang ditetapkan oleh pengelola program.
h) Menyimpulkan hasil penelitian
berdasarkan atas gambaran tentang sejauh mana data sesuai dengan tolak ukur.
i)
Informasi
mengenai hasil penelitian evaluasi disampaikan kepada pengelola program atau
pihak yang minta bantuan kepada peneliti evaluasi. Informasi tersebut digunakan
sebagai bahan pertimbangan bagi tindak lanjut program yang dievaluasi.[3]
[1]Sukmadinata, N.S. 2009. Metode
Penelitian Pendidikan. Bandung : PT. Remaja Rosda Karya .Hlm.25-26.
[2]
Prof. Dr. Nana Syaodih Sukmadinata. 2010. Metode
Penlitian Pendidikan. Bandung: Remaja Rosdakarya. Hlm. 124.
[3]
Prof. Dr. Suharsimi Arikunto.2009. Manajemen Penelitian.
Jakarta: PT. Asti Mahasatya. Hlm.227-228